• Tren E-commerce & Bisnis

Tren Perdagangan Elektronik pada tahun 2024: Mengadaptasi Bisnis Anda untuk Sukses

  • Mukesh Saini
  • 5 min read
Tren Perdagangan Elektronik pada tahun 2024: Mengadaptasi Bisnis Anda untuk Sukses

Intro

E-commerce, atau perdagangan elektronik, adalah pembelian dan penjualan barang dan jasa secara online. E-commerce telah menjadi bagian integral dari lanskap bisnis modern, menawarkan banyak keuntungan seperti jangkauan pelanggan yang lebih luas, pengurangan biaya operasional, dan aksesibilitas 24/7. Beradaptasi dengan tren e-commerce sangat penting bagi bisnis untuk tetap kompetitif dan relevan di pasar digital yang berkembang pesat.

Pentingnya Beradaptasi dengan Tren E-commerce

Tren e-commerce terus berubah seiring dengan perkembangan teknologi dan perilaku konsumen. Beradaptasi dengan tren ini sangat penting karena beberapa alasan:

Tetap Kompetitif: Merangkul tren terbaru memungkinkan bisnis untuk tetap kompetitif dan menawarkan pengalaman yang memenuhi harapan konsumen yang melek teknologi. Dengan persaingan yang hanya dengan sekali klik, menjadi yang terdepan sangatlah penting.

Memenuhi Harapan Pelanggan: Konsumen semakin mengharapkan kenyamanan, personalisasi, dan inovasi dalam pengalaman belanja online mereka. Beradaptasi dengan tren membantu bisnis memenuhi ekspektasi ini, yang mengarah pada kepuasan dan loyalitas pelanggan yang lebih tinggi.

Memperluas Jangkauan Pasar: Tren e-commerce sering kali membuka jalan baru untuk menjangkau audiens global, sehingga meningkatkan basis pelanggan potensial. Dengan strategi yang tepat, bahkan bisnis kecil pun dapat memasuki pasar global.

Efisiensi dan Penghematan Biaya: Otomatisasi dan teknologi yang lebih baik dapat meningkatkan efisiensi bisnis dan mengurangi biaya operasional, sehingga berkontribusi pada profitabilitas yang lebih tinggi. Otomatisasi dapat menyederhanakan pemrosesan pesanan, manajemen inventaris, dan dukungan pelanggan.

Tren E-commerce Utama yang Perlu Diperhatikan pada Tahun 2024

E-commerce Trends

Tren 1: Personalisasi

Personalisasi adalah strategi yang sangat penting dalam e-commerce, yang berdampak besar pada keterlibatan dan pendapatan pelanggan. Dengan menggunakan machine learning dan AI, sistem ini menggali data pelanggan, menganalisis perilaku, preferensi, dan riwayat untuk memberikan pengalaman yang disesuaikan.

Pendekatan ini lebih dari sekadar rekomendasi produk, mencakup penetapan harga yang dinamis, dan bahkan antarmuka pengguna yang dipersonalisasi. Contoh penting termasuk Amazon dan Netflix, yang menggunakan AI untuk menyesuaikan tata letak dan konten platform mereka sesuai dengan preferensi individu, memastikan pengalaman yang lebih ramah pengguna.

Perkenalkan Ranktracker

Platform Lengkap untuk SEO yang Efektif

Di balik setiap bisnis yang sukses adalah kampanye SEO yang kuat. Namun dengan banyaknya alat dan teknik pengoptimalan yang dapat dipilih, mungkin sulit untuk mengetahui dari mana harus memulai. Nah, jangan takut lagi, karena saya punya hal yang tepat untuk membantu. Menghadirkan platform lengkap Ranktracker untuk SEO yang efektif

Kami akhirnya membuka pendaftaran ke Ranktracker secara gratis!

Buat akun gratis

Atau Masuk menggunakan kredensial Anda

Personalisasi meluas ke pemasaran email, di mana rekomendasi yang disesuaikan, peringatan penjualan, dan pengingat keranjang yang ditinggalkan mengarah pada keterlibatan pelanggan yang lebih tinggi. Hal ini menumbuhkan loyalitas karena pengalaman yang dipersonalisasi menciptakan hubungan emosional, mendorong pembelian berulang dan advokasi merek. Namun, bisnis harus menghormati privasi data dan mematuhi peraturan yang relevan. Kesimpulannya, personalisasi, dengan pendekatannya yang beragam, adalah kunci untuk tidak hanya meningkatkan penjualan tetapi juga membangun hubungan pelanggan yang langgeng di arena e-commerce yang sangat kompetitif.

Tren 2: Perdagangan Sosial

Social Commerce

Dalam lanskap e-commerce yang dinamis, Belanja Sosial muncul sebagai kekuatan transformatif. Hal ini memanfaatkan pengaruh platform media sosial, seperti Instagram, Facebook, dan TikTok, mengubahnya menjadi saluran penjualan yang dinamis. Bisnis semakin menyadari potensi platform ini untuk memamerkan produk, berinteraksi dengan pelanggan, dan menyalurkan lalu lintas ke toko e-commerce mereka.

Untuk berkembang di bidang ini, menciptakan kehadiran media sosial yang aktif dan menarik sangatlah penting. Hal ini tidak hanya melibatkan postingan reguler tetapi juga konten interaktif seperti cerita, jajak pendapat, dan sesi langsung. Selain itu, bisnis dapat memperoleh manfaat dari menjalankan kampanye iklan bertarget untuk menjangkau audiens tertentu, sehingga memaksimalkan jangkauannya.

Sebagai contoh, fitur "Shop Now" di Instagram telah merevolusi lanskap perdagangan sosial. Fitur ini memberdayakan bisnis untuk menandai produk di postingan mereka, sehingga pelanggan dapat membeli secara langsung melalui platform. Integrasi tanpa batas antara penemuan dan pembelian produk ini telah mengantarkan era baru perdagangan sosial, menjadikan belanja sebagai bagian alami dari pengalaman media sosial.

Singkatnya, perdagangan sosial bukan hanya sebuah tren, tetapi juga merupakan perubahan mendasar dalam e-commerce. Seiring dengan platform media sosial yang terus berkembang, bisnis yang merangkul fenomena ini akan berada di garis depan pasar digital, memanfaatkan kekuatan keterlibatan sosial untuk mendorong penjualan dan menumbuhkan loyalitas merek.

Tren 3: Q-commerce

Perdagangan cepat, sering disebut sebagai Q-commerce, menjawab kebutuhan yang terus meningkat akan pengiriman yang cepat dan nyaman. Karena konsumen menuntut pemenuhan pesanan yang lebih cepat, bisnis menata ulang logistik dan manajemen inventaris mereka. Pergeseran ini melibatkan menjalin kemitraan dengan layanan pengiriman dan membangun pusat pemenuhan mikro.

Memimpin dalam hal ini, perusahaan seperti DoorDash dan Uber Eats telah memelopori Q-commerce, mengantarkan makanan dan kebutuhan pokok dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya dari toko-toko lokal. Seiring tren ini mendapatkan momentum, bisnis harus beradaptasi dengan merampingkan operasi mereka untuk memenuhi ekspektasi yang tinggi untuk pengiriman cepat, memastikan mereka tetap kompetitif di dunia e-commerce yang terus berkembang.

Tren 4: Realitas Tertambah (AR) dan Realitas Virtual (VR)

Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) mengubah lanskap e-commerce, menawarkan pengalaman berbelanja yang imersif. Teknologi ini memberdayakan bisnis untuk memberikan kemampuan kepada pelanggan untuk mencoba produk secara virtual dan menjelajahi toko virtual. Sebagai contoh, IKEA menggunakan aplikasi AR untuk membantu pelanggan memvisualisasikan bagaimana furnitur cocok dengan rumah mereka, sehingga meningkatkan pengalaman membeli.

Perkenalkan Ranktracker

Platform Lengkap untuk SEO yang Efektif

Di balik setiap bisnis yang sukses adalah kampanye SEO yang kuat. Namun dengan banyaknya alat dan teknik pengoptimalan yang dapat dipilih, mungkin sulit untuk mengetahui dari mana harus memulai. Nah, jangan takut lagi, karena saya punya hal yang tepat untuk membantu. Menghadirkan platform lengkap Ranktracker untuk SEO yang efektif

Kami akhirnya membuka pendaftaran ke Ranktracker secara gratis!

Buat akun gratis

Atau Masuk menggunakan kredensial Anda

Demikian juga, merek fesyen seperti Gucci telah memperkenalkan aplikasi AR bagi pelanggan untuk mencoba pakaian dan aksesori. Seiring AR dan VR terus berkembang, keduanya menjanjikan untuk merevolusi cara konsumen berinteraksi dengan produk secara online, meningkatkan keterlibatan pelanggan, dan meningkatkan penjualan di ranah e-commerce.

Tren 5: Belanja dengan Suara

Berkembangnya asisten suara, yang dicontohkan oleh Amazon Alexa dan Google Assistant, telah mengantarkan era baru dalam berbelanja dengan suara. Agar tetap kompetitif, bisnis harus mengoptimalkan situs web dan aplikasi e-commerce mereka untuk pencarian suara. Menciptakan pengalaman belanja yang diaktifkan dengan suara yang mulus adalah hal yang paling penting, memungkinkan pelanggan untuk melakukan pembelian dengan mudah melalui perintah suara.

Para pelopor dalam bidang ini, seperti Walmart dan Target, telah menggunakan kemampuan belanja suara, mengintegrasikannya dengan platform seperti Google Assistant. Seiring dengan perkembangan teknologi suara, bisnis perlu beradaptasi, memberikan pengalaman berbelanja yang nyaman dan tanpa hambatan kepada pelanggan dalam lanskap e-commerce yang terus berkembang.

Tren 6: E-commerce yang Berkelanjutan

Di era kesadaran lingkungan yang semakin tinggi, konsumen secara aktif mencari produk dan layanan yang berkelanjutan. Bisnis dapat menyelaraskan diri dengan pergeseran ini dengan menerapkan praktik-praktik ramah lingkungan dalam hal pengadaan, pengemasan, dan logistik. Contoh terbaiknya adalah Patagonia, yang telah mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam strategi e-niaga mereka.

Mereka tidak hanya menawarkan produk ramah lingkungan tetapi juga memperjuangkan tujuan lingkungan, menganjurkan daur ulang, dan mempromosikan konsumsi yang bertanggung jawab. Memenuhi permintaan konsumen yang sadar lingkungan ini bukan hanya sebuah tren; ini adalah elemen penting untuk kesuksesan e-commerce, yang menempa jalan menuju masa depan yang lebih hijau dan lebih bertanggung jawab sambil menarik komunitas pembeli yang sadar lingkungan.

Tren 7: Model Berlangganan

Belanja online telah menjadi semakin populer dalam beberapa tahun terakhir, dan eCommerce berlangganan adalah salah satu tren terkemuka di industri ini. Model ini menawarkan cara yang nyaman bagi konsumen untuk memenuhi pengeluaran berulang mereka, dan model ini berkembang pesat.

Mulai dari layanan streaming, pengiriman pakaian bulanan hingga paket makanan harian, ada layanan berlangganan untuk apa saja. Dan bukan hanya konsumen yang menyukai model berlangganan. Bisnis juga merasakan manfaatnya, dengan 70% pemimpin bisnis setuju bahwa model ini memainkan peran penting dalam pertumbuhan dan ekspansi eCommerce.

Perkenalkan Ranktracker

Platform Lengkap untuk SEO yang Efektif

Di balik setiap bisnis yang sukses adalah kampanye SEO yang kuat. Namun dengan banyaknya alat dan teknik pengoptimalan yang dapat dipilih, mungkin sulit untuk mengetahui dari mana harus memulai. Nah, jangan takut lagi, karena saya punya hal yang tepat untuk membantu. Menghadirkan platform lengkap Ranktracker untuk SEO yang efektif

Kami akhirnya membuka pendaftaran ke Ranktracker secara gratis!

Buat akun gratis

Atau Masuk menggunakan kredensial Anda

Namun, salah satu tantangan utama untuk bisnis langganan adalah tingkat churn atau persentase pelanggan yang membatalkan langganan mereka. Untuk mengurangi churn, bisnis dapat menawarkan fasilitas khusus seperti pengiriman gratis, harga yang lebih rendah, dan akses ke produk yang terbatas. Menjaga komunikasi yang baik dengan pelanggan juga penting, terutama ketika terjadi penundaan atau masalah lainnya.

Tren 8: Opsi Pembayaran yang Fleksibel

Jika Anda ingin sukses dalam eCommerce, Anda perlu menawarkan metode pembayaran yang diinginkan pelanggan. Dan itu berarti lebih dari sekadar kartu kredit.

Pembayaran seluler menjadi semakin populer, dengan dompet digital menyumbang hampir setengah dari semua transaksi eCommerce global pada tahun 2021. Namun, penting untuk diperhatikan bahwa preferensi pembayaran berbeda-beda di setiap wilayah.

Sebagai contoh, sebagian besar orang di Korea Selatan lebih suka membayar dengan kartu kredit, sementara transfer bank adalah metode pembayaran paling populer di Thailand.

Jadi, bagaimana Anda memastikan bahwa Anda menawarkan metode pembayaran yang tepat untuk pelanggan Anda? Berikut ini adalah beberapa kiatnya:

  • Lakukan riset: Cari tahu metode pembayaran apa yang paling populer di wilayah tempat Anda beroperasi.
  • Tawarkan berbagai pilihan: Berikan fleksibilitas kepada pelanggan Anda untuk memilih metode pembayaran yang paling sesuai bagi mereka.
  • Permudah pembayaran: Proses pembayaran Anda harus sederhana dan mudah.

Dengan menawarkan opsi pembayaran yang populer dan alternatif, Anda bisa menjangkau audiens yang lebih luas dan meningkatkan penjualan Anda.

Kesimpulan

Agar tetap kompetitif di tahun 2024 dan seterusnya, bisnis harus memperhatikan tren e-commerce ini. Beradaptasi dengan personalisasi, perdagangan sosial, Q-commerce, AR dan VR, belanja dengan suara, dan keberlanjutan tidak hanya akan memenuhi ekspektasi pelanggan yang terus berkembang, tetapi juga akan menghasilkan kesuksesan jangka panjang dalam dunia e-commerce yang dinamis.

Mukesh Saini

Mukesh Saini

Digital Marketing Expert

Mukesh is a Digital Marketing Expert, specializing in digital marketing, SaaS Marketing, PPC, and Social Media Marketing. A proven track record of executing high-impact campaigns to enhance the online presence of emerging brands. Currently working at Tagshop.ai

Link: Tagshop.ai

Mulai gunakan Ranktracker... Gratis!

Cari tahu apa yang menghambat situs web Anda untuk mendapatkan peringkat.

Buat akun gratis

Atau Masuk menggunakan kredensial Anda

Different views of Ranktracker app