• Belajar SEO

Bagaimana Riset UX Dapat Mempengaruhi SEO Anda Secara Positif?

  • Lydia Iseh
  • 1 min read
Bagaimana Riset UX Dapat Mempengaruhi SEO Anda Secara Positif?

Intro

Pengalaman Pengguna atau UX adalah bagaimana pengguna berinteraksi dengan produk, sistem, atau layanan. Ini mengacu pada persepsi individu tentang nilai produk, kemudahan penggunaan, dan efisiensi. UX menciptakan pengalaman yang signifikan dan relevan bagi konsumen dan memenuhi kebutuhan mereka.

SEO (Search Engine Optimization) mencakup segala sesuatu tentang meningkatkan visibilitas situs web Anda ketika orang mencari produk atau layanan yang terkait dengan bisnis Anda di mesin pencari.

Ada hubungan erat antara UX dan SEO. Jadi, artikel ini membahas bagaimana penelitian pengalaman pengguna secara positif memengaruhi SEO dan berbagai elemen yang membantu meningkatkan peringkat Anda.

Apa itu penelitian UX, dan bagaimana pengaruhnya secara positif terhadap SEO?

What is UX research, and how does it positively affect SEO? (Sumber: Unsplash)

Penelitian pengalaman pengguna atau penelitian UX secara sistematis mempelajari pengguna target dan persyaratan atau harapan mereka. Hal ini membantu desainer menambahkan konteks realistis pada kreasi mereka sambil mendapatkan wawasan tentang proses desain.

Selain itu, riset UX membantu desainer mengetahui semua yang mereka bisa tentang pengguna untuk memastikan mereka memberi mereka layanan terbaik yang dapat ditawarkan oleh perangkat lunak, situs web, atau aplikasi mereka. Jadi, jika Anda berada dalam industri di mana kepuasan pelanggan sangat penting, tidak dapat dihindari untuk meneliti bagaimana produk Anda dapat memuaskan dan menyenangkan klien. Studi ini juga membantu mengidentifikasi pengguna Anda dan kebutuhan mereka.

Pertanyaan Umum yang Ditanyakan Selama Proses Penelitian UX

Dalam proses desain, beberapa pertanyaan yang muncul adalah:

  • Siapa saja penggunanya?
  • Dari mana mereka berasal?
  • Apa yang mereka inginkan?
  • Mengapa mereka menginginkannya?
  • Apa yang coba dilakukan oleh pengguna?
  • Masalah apa yang perlu dipecahkan?
  • Apa saja titik-titik kesulitan mereka?
  • Bagaimana produk dapat membantu mereka dengan apa yang mereka inginkan?
  • Apakah ada produk yang relevan untuk dilihat?

Pertanyaan-pertanyaan ini membantu merancang strategi penelitian untuk mendapatkan jawaban berbasis data.

Pentingnya Penelitian UX

Riset UX sangat penting untuk banyak alasan. Beberapa di antaranya termasuk:

  • Ini memungkinkan Anda untuk membuat desain produk yang berharga untuk digunakan
  • Ini memastikan pengguna dapat menyelesaikan tugas mereka tanpa kesalahan
  • Hal ini mengarah pada pengurangan ketidakpuasan pelanggan
  • Selain itu, riset UX membantu mengurangi kurva pembelajaran untuk suatu produk karena menjadi mudah dipelajari dan digunakan
  • Ini memungkinkan Anda mengidentifikasi pengadopsi awal
  • Studi UX meningkatkan penjualan dan konversi

Pengalaman pengguna dan SEO selalu memiliki hubungan yang erat. Ketika Anda meneliti desain, Anda belajar lebih banyak tentang pengguna dan berbagai cara Anda dapat membantu mereka dengan beragam kebutuhan mereka. Demikian juga, optimasi mesin pencari juga berkaitan dengan konsumen dan keinginan mereka.

UX dan SEO berjalan beriringan karena mereka memiliki tujuan yang sama. Misalnya, keduanya bertujuan untuk menyediakan konten yang relevan dan menarik bagi pengguna.

Oleh karena itu, ketika Anda mempelajari pelanggan, Anda memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik. Pada gilirannya, dengan memberikan pengalaman yang menyenangkan, lebih banyak orang tertarik ke situs web Anda, menyebabkan peringkat SEO meningkat.

Selain itu, penelitian UX mengungkap faktor-faktor tertentu yang memengaruhi cara pengguna berinteraksi dengan situs web. Misalnya, elemen negatif seperti kecepatan memuat situs web yang lambat dapat membuat orang enggan menggunakan situs tersebut. Secara alami, ini akan memengaruhi peringkat SEO Anda.

Tanpa analisis UX, produk Anda tidak akan memuaskan kebutuhan dan harapan konsumen. Jika ini masalahnya, Google, Bing, dan mesin pencari lainnya tidak akan menganggap situs web Anda bermanfaat bagi pengguna, yang mengakibatkan peringkat rendah.

Berbagai alat membantu peneliti UX melakukan penelitian mereka dengan mudah dan efisien. Misalnya, Maze, salah satu perangkat lunak penelitian UX terbaik saat ini, membantu membangun praktik penelitian yang efektif untuk SEO.

Elemen UX teratas yang membantu meningkatkan peringkat SEO Anda

Top UX elements that help boost your SEO ranking (Sumber: Unsplash)

Bagian ini membahas elemen desain UX yang membantu meningkatkan peringkat optimasi mesin pencari.

1. Mengurangi kecepatan muat situs web

Pengguna selalu mengeluh tentang menunggu situs web yang lambat dimuat. Tetapi hal ini dapat ditemukan melalui penelitian UX. Jika sebuah situs web membutuhkan waktu terlalu lama untuk dimuat, pelanggan akan keluar dari halaman tersebut. Ini karena kebanyakan orang kurang sabar menunggu halaman yang lambat dimuat, dan setiap detik yang lewat meningkatkan rasio pentalan.

Ada beberapa penyebab kecepatan halaman lambat; misalnya, pengguna mungkin memiliki koneksi internet yang lambat. Namun, bahkan jika Anda tidak dapat mengontrol ini, pastikan situs web Anda sepenuhnya dioptimalkan untuk memiliki waktu pemuatan tercepat.

Optimalkan kecepatan situs dengan meminimalkan ukuran file dan gambar. Selain itu, pastikan situs web memiliki permintaan server sesedikit mungkin. Hal ini akan membuat situs web dimuat secepat mungkin, sehingga memudahkan pengguna untuk berinteraksi dengan mudah dengan situs web Anda.

Selain itu, masukkan tombol call-to-action (CTA) di tempat-tempat strategis di situs web. Namun, Anda harus memastikan ikon-ikon CTA ini merespons secepat mungkin. Jadi, ketika pengguna mengklik tombol call-to-action, harus segera menghasilkan halaman yang sesuai.

2. Responsif seluler yang efektif

Effective mobile responsiveness (Sumber: Unsplash)

Jumlah orang yang menggunakan ponsel terus meningkat setiap hari. Lebih dari separuh lalu lintas web berasal dari ponsel; lebih banyak orang menggunakan smartphone mereka untuk mengakses situs web.

Akibatnya, situs web harus responsif seluler; jika tidak, perusahaan akan kehilangan banyak pengguna. Selain itu, ketika sebuah situs responsif seluler, pelanggan dapat mengaksesnya dari mana saja.

Di sisi lain, jika tidak responsif, itu dapat secara signifikan merusak peringkat SEO. Jadi, Anda harus mengoptimalkan situs web Anda.

Saat melakukan riset UX, cari tahu berbagai jenis perangkat seluler dan sistem operasi yang digunakan klien Anda dan pastikan situs web Anda kompatibel dengan semuanya. Mobile Responsiveness Test Google adalah alat yang digunakan Google untuk menilai responsivitas seluler setiap situs web. Anda juga dapat menggunakan program ini untuk menguji responsivitas seluler situs Anda.

3. Navigasi menu yang mudah

Pernahkah Anda mengunjungi sebuah situs web dan begitu bingung sehingga Anda tidak tahu langkah selanjutnya yang harus diambil? Sayangnya, hal ini terjadi ketika situs tersebut memiliki desain UX yang buruk. Antarmuka atau navigasi yang membingungkan membuat pengguna frustrasi, dan mereka tidak akan ragu untuk pergi.

Hal ini tidak baik untuk peringkat SEO Anda, karena navigasi yang rumit di situs web Anda berarti pengguna tidak akan mengakses konten yang mereka cari. Menu adalah elemen utama dari tajuk situs web, dan mereka melayani tujuan utama untuk memandu orang di sekitar situs.

Riset UX membantu Anda menemukan fitur yang ingin diakses pengguna dengan mudah dan cepat. Setelah itu, buatlah elemen-elemen tersebut terlihat pada menu bar. Ini akan memungkinkan pengguna untuk berhubungan dengan situs web dengan mudah.

Anda juga dapat merampingkan menu untuk mengurangi kerumitannya. Misalnya, menyertakan kategori dan subkategori untuk memastikan pengguna dapat secara efisien menemukan apa pun yang mereka cari.

Jenis tautan pada header situs web tergantung pada ceruk bisnis Anda. Jadi, tautan standar pada menu meliputi yang berikut ini:

  • Tautan ke Halaman Beranda, Tentang Kami, dan Kontak (wajib)
  • Katalog atau daftar produk dan layanan Anda
  • Tombol daftar atau masuk
  • Keranjang belanja
  • Ikon daftar keinginan
  • Blog dan sumber daya lainnya

4. Pemformatan teks

Teks yang digunakan di situs web dapat mempengaruhi efektivitas. Pemformatan teks dan hirarki teks bekerja bahu-membahu dalam membantu situs web tetap dapat dipahami.

Situs web harus mudah dipahami dan dinavigasi. Oleh karena itu, pemformatan teks membedakan berbagai jenis informasi di situs. Hal ini dilakukan dengan menyusun situs web menjadi poin-poin berpoin, poin bernomor, subpos, dll.

Selain itu, format situs web dengan hati-hati untuk menghindari pengiriman pesan yang salah. Desainer situs Anda dapat menggunakan banyak teknik untuk memformat halaman web. Misalnya, mereka dapat menerapkan gaya CSS dan HTML, pemformatan paragraf dan karakter, dan pengeditan tabel di JSP Editor.

5. Tombol berbagi sosial

Social sharing buttons (Sumber: Pexels)

Berbagi sosial adalah kerangka kerja penting lainnya di mana desain UX dibangun. Ini adalah elemen yang memungkinkan pengunjung untuk berbagi konten situs web melalui berbagai platform media sosial. Selain itu, tombol berbagi sosial memungkinkan pengguna untuk mempromosikan situs.

Menggunakan platform media sosial seperti Twitter, Facebook, Instagram, dll., membantu meningkatkan kesadaran merek. Gerai-gerai ini adalah alat yang sudah tersedia untuk memasarkan merek Anda. Selain itu, tombol berbagi sosial meningkatkan lalu lintas situs web dan mempromosikan konsistensi merek. Akhirnya, jumlah share media sosial, mengikuti, dll., akan secara signifikan meningkatkan peringkat SEO Anda.

6. Elemen input pengguna

Elemen input pengguna bertujuan untuk membantu Anda mengumpulkan data mengenai pengguna situs web Anda. Informasi ini nantinya dapat diatur dan dikategorikan untuk penggunaan di masa mendatang, dan dapat membantu Anda menargetkan audiens Anda secara efektif. Anda dapat mengumpulkan data ini menggunakan formulir di situs web Anda.

Beberapa elemen input pengguna yang dapat digunakan antara lain input teks, kotak centang, pagination bar, tombol unggah, dll. Komponen-komponen input ini melakukan peran yang berbeda dalam mengumpulkan, menyimpan, dan mengedit data.

Elemen input pengguna membantu meningkatkan interaksi antara situs web Anda dan pengguna. Formulir adalah elemen input pengguna yang paling umum digunakan. Seringkali, formulir yang diisi adalah aspek penting dari pengalaman pengguna di situs web Anda, dan dapat meningkatkan tingkat konversi.

Kesimpulan

Riset UX memainkan peran besar dalam memastikan desain pengalaman pengguna sukses, dan begitu strukturnya sangat baik, peluang Anda untuk mendapatkan peringkat SEO yang lebih tinggi meningkat. Tujuan dari setiap bisnis adalah untuk memenuhi kebutuhan pengguna/pelanggan, dan dengan analisis UX, Anda dapat melakukannya dengan mudah.

Artikel ini telah membahas bagaimana penelitian UX membantu peringkat SEO. Selain itu, artikel ini juga menyoroti elemen desain UX yang membantu peringkat situs web Anda tinggi dalam pengoptimalan mesin telusur.

Lydia Iseh

Lydia Iseh

is a writer with years of experience in writing SEO content that provides value to the reader. As someone who believes in the power of SEO to transform businesses, she enjoys being part of the process that helps websites rank high on search engines.

Coba Ranktracker secara GRATIS